Sabtu, 18 Januari 2020



AKU SEDIH DENGAN KISAH YANG INDAH



Oleh: Yabes Ottu

Aku sedih dengan ukiran yang indah
Terbuai dalam kehangatan kasih
Hingga akhir menjemput sebagai pemisah
Jiwa yang kuat kini menemui kalah

Aku sedih dengan ukiran yang indah
Cinta dan garis tangan saling menuduh
Hingga kita menemui runtuh
Cerita kini bukan lagi tentang kasih

Aku sedih
dengan ukiran yang indah
Luka yang begitu menusuk
Hingga kita menemui akhir yang lumpuh

Aku sedih
Dengan ukuran yang indah
Yang berhenti hingga tak mempu melangkah
Hingga tenggelam oleh takdir yang pedih

Aku sedih
Dengan ukiran yang indah
Terlampau bahagia hingga menemui bodoh
Hingga tak mampu melawan pisah

Aku sedih dengan ukiran yang indah
Aku hanya menangis meratapi takdir
Bahkan tak lagi mampu berpikir

Kepada senja aku mengadu
Tentang betapa pedihnya hatiku
Tentang takdir yang begitu kejam
Yang memaksa untuk pasrah dalam diam

Kupang, 19 Januari 2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

-REMBULAN DIWAJAHMU- Oleh: Yabes Ottu Terimkasih rembulan Yang menemani dalam kegelapan Gelapku kau menadah Engkau tak pernah memilah ...